busmania display

Perjalanan Karir Haji Haryanto Sang Pendiri PO Haryanto


Haji Haryanto merupakan seorang pensiunan TNI dengan pangkat kopral. Mengabdi untuk negara mejadi tentara republik indonesia selama 20 tahun. Setelah 20 tahun pengabdiannya untuk negara beliau pensiun dari TNI lalu berbisnis sektor angkutan umum. Siapa sangka bisnisnya kini sudah sukses luar biasa.

Dibalik kesuksesan H. Haryanto terdapat cerita panjang perjuangan hidup beliau. Untuk sampai di titik ini sebagai pengusaha sukses perusahaan otobus dilalui dengan penuh perjuangan yang ulet, alot, dan ketekunannya akhirnya kini berbuah manis.

Kembali ke masa lalu, sejak belia beliau memang sudah memiliki cita-cita untuk mengabdi sebagai TNI. Oleh orang tuanya ia dilatih untuk bekerja keras. Kegiatan masa kecilnya yaitu membantu orang tua menggembala sapi tetangganya, hingga mencari rumput untuk pakan sapi tersebut.

Hingga saat usia H. Haryanto menganjadk dewasa hanya modal nekat merantau ke Jakarta dan melamar menjadi anggota TNI. Tahun 1979 mimpi itu terwujud dan ia bekerja di kesatuan angkatan udara (kostrad) di wilayah Tangerang. Saat itu dia difokuskan untuk menjadi pengemudi kendaraan barang seperti alat berat, meriam, beras untuk konsomsi pasukan serta termasuk juga perminyakan.

Ia juga menyempatkan diri untuk mengerjakan pekerjaan sampingan sebagai sopir angkot milik orang lain pada waktu itu. Menggunakan sistem bagi hasil kepada sang pemilik angkot. Jadwal yang padat sebagai anggota TNI serta pekerjaan sampingan beliau, ia harus mengorbankan waktu tidurnya demi menafkahi keluarga tercinta.

Pada tahun 1984, bermodal tabungan yang kurang dari 1 juta beliau gunakan untuk membeli angkot. Angkot yang ia beli ini ia operasikan sendiri dengan mengambil jalur Pasar Anyar- Serpong. Kendati jalan Pasar Anyar-Serpong masih jelek karena memang masih berupa area kebun karet.

Kehidupan sebagai anggota TNI ia sudahi pada tahun 2002. Ia memberanikan diri mengajukan pengunduran diri sebagai anggota TNI. Beliau mengaku tidak dapat pesangon namun mendapatkan uang pensiun sebesar 800rb perbulan.

Pasca pensiun ini beliau mendirikan usaha barunya yang diberi nama Po Haryanto. Di tahun yang sama beliau mendapatkan kredit dari salah satu bank di Indonesia sebesar 3 Milyard. Dana segar itu ia gunakan untuk membeli 6 unit bus baru dengan sistem kredit. Rute pertama yang diambil adalah Cimone-Cikarang dengan bus ekkonomi (non-AC).

Berkat keuletan, ketekunan, serta doa yang selalu ia panjatkan kini Po Haryanto berkembang sangat pesat. Memiliki ratusan armada serta dipercaya masyarakat untuk pelayanan transportasi antar kota antar propinsi.

0 Response to "Perjalanan Karir Haji Haryanto Sang Pendiri PO Haryanto"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel